|

Peringati HANI, Pemkot Tikep Gelar Jalan Santai dan Deklarasi Anti Narkoba


Minggu , 15 Juli 2018

Dalam rangka memperingati Hari Narkoba International (HANI) tahun 2018, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan menggelar kegiatan jalan sehat  yang di lepas langsung oleh Asisten dua Bapak Muhammad Yasin mewakili Walikota Tikep, dengan rute di mulai dari depan halaman kantor Walikota dan finish di Pantai Tugulufa, Kel Tuguwaji, Kota Tidore kepulauan.

Kegiatan yang mengusung tema “"Menyatukan dan Menggerakan Seluruh Kekuatan Bangsa Dalam Perang Melawan Narkoba,Untuk Mewujudkan Masyarakat Indonesia Yang Sehat Tanpa Narkoba” ini, dihadiri oleh Kapolres Tidore Kepulauan AKBP Doli Heriyadi  SIK,  Msi, Kasdim 1505/Tdr Mayor Inf Sahono, Pimpinan SKPD dan dan Forkopimda Kota Tidore Kepulauan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNN dalam sambutan yang dibacakan oleh bapak Arun H Abdulah mengatakan, peringatan HANI setiap tahunnya memiliki makna keprihatinan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika, sehingga dibutuhkan gerakan yang dapat menyadarkan seluruh umat manusia diseluruh dunia,hal ini untuk membangun solidaritas dalam rangka mencegah, memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang menjadi ancaman bagi kehidupanbermasyarakat,berbangsa dan negara.

Sepanjang tahun 2017 BNNK Tikep telah melaksanakan tugas Demand Reduction sebagai upaya membentuk masyarakat yang mempunyai ketahanan dan kekebalan terhadap narkoba, mengingat  penyalahgunaan dan peredaran narkoba adalah kejahatan yg sangat luar biasa yang dapat mengancam dunia serta dapat di gunakan sebagai senjata Proxy War dalam melumpuhkan suatu Bangsa.

“Pada kesempatan ini BNNK Tikep menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang turut serta dalam mensukseskan program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), kami menyadari bahwa tanpa kerja sama antar komponen bangsa upaya kita dalam mencegah dan memberantas narkoba tidak akan berhasil”, ujarnya.

Sedangkan Walikota Tikep H.Ali Ibrahim dalam sambutan yang dibacakan oleh Asisten dua Bapak Muhammad Yasin menambahkan, masalah yang ditimbulkan oleh narkoba akan terus menggerogati bangsa dari hulu sampai ke hilir, dari generasi ke generasi dan menjadi ancaman terbesar bagi bonus Demografi Bangsa kita pada tahun 2030 nanti, sejumlah kasus narkoba beberapa tahun terakhir ini sangat mengejutkan Bangsa Indonesia, hal ini terlihat dari penyelundupan dan peredaran narkoba di wilayah indonesia yang tidak hanya terjadi di wilayah daratan melainkan di wilayah perairan negara Indonesia.

Lebih lanjut Walikota Tikep menegaskan, dalam mengatasi permasalahan narkoba perlu strategi khusus  yaitu keseimbangan penanganan antara pendekatan penegakan hukum dan pendekatan kesehatan, pendekatan penegakan hukum bertujuan untuk memutus mata rantai pemasok narkoba mulai dari produsen sampai jaring pengedarnya. Sebagai contoh program alternative defelovmend 2016-2025 di tiga kabupaten Aceh Besar,Biruen dan Gayo lues di Prov Aceh yang harus ditiru daerah lain.

Puncak acara peringatan HANI di Tidore Kepulauan ditutup dengan deklarasi bersama seluruh komponen masyarakat yang mana Deklarasi tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dengan penuh kesadaran dan penuh rasa tanggung jawab bahwa masyarakat Tikep Anti Narkoba. (Pendam16)