|

Kodam Pattimura Ikut Serta Dalam Perangi Narkoba


Selasa , 27 Februari 2018

Ambon, (27/02) – Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat-obatan berbahaya, istilah narkoba ini sangat berkaitan dengan senyawa yang memberi efek kecanduan bagi para penggunanya. Bahaya narkoba tidak hanya berpengaruh pada fisik saja tetapi bisa mengganggu mental atau jiwa pecandu narkoba tersebut.

Bahaya Narkoba sudah menjadi momok yang menakutkan bagi semua kalangan masyarakat. Berbagai kampanye anti narkoba dan penanggulangan terhadap orang-orang yang ingin sembuh dari ketergantungan narkoba semakin banyak didengung-dengungkan. Sebab, penyalahgunaan narkoba bisa membahayakan bagi keluarga, masyarakat, dan masa depan bangsa.

Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda dewasa ini kian meningkat Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut, dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini di kemudian hari. Untuk itu peran serta Prajurit Kodam XVI/Pattimura sebagai aparatur negara harus mengambil sikap tegas terutama dalam memutus rantai suplai barang haram tersebut.

Berbagai jenis Narkotika diantaranya yaitu Opioid (Opiad), Kokain, Kanabis/ganja/hemp/chasra/cimenk, heroin/putouw, metadon, morfin, barbiturat, dls. Sedangkan Psikotropika biasanya berjenis ; Sabu–sabu, sedatif/hipnotik, ekstasi, nipam, speed, demoral, angel dust, dll. Selain itu Zat Adiktif lainnya yang berjenis antara lain; alkohol, nikotin, kafein, zat desainer (speed ball,pace pill, cristal, angel dustrocket fuel), disamping masih terdapat zat-zat sejenis lainnya yang sangat membahayakan, dan dapat menimbulkan kecanduan/ketergantungan. Dan saat ini jenis serta bentuk narkoba tersebut sudah sangat jauh berkembang dan berfariatif dengan berbagai kemasan yang sangat menarik dan menyesatkan.

Efek kerja yang ditimbulkan oleh penyalahgunaan narkoba ini secara umum sudah sangat diketahui yaitu dapat merangsang, mengacaukan dan juga menurunkan aktivitas susunan saraf pusat, dan orang yang sudah mengalami ketergantungan narkoba ini, besar kemungkinannya akan mengalami kerusakan pada organ tubuhnya yang pada akhirnya akan berakibat pada kematian. 

Fenomena ini membuat sejumlah pihak menyatakan perang terhadap peredaran barang haram ini. Termasuk Kodam XVI/Pattimura sebagai wujud nyata dalam memberantas narkoba, sudah memerintahkan jajarannya untuk terus melakukan test urine dan razia serta sosialisasi tentang betapa bahayanya pengaruh yang ditimbulkan akibat mengkonsumsi narkoba.

Sebagai wujud dan komitmen untuk memerangi Narkoba, Kodam XVI/Pattimura juga telah memasang spanduk yang berisikan perang terhadap Narkoba di seluruh satuan jajarannya, melakukan penyuluhan/sosialisasi, dan secara terprogram maupun mendadak  melaksanakan tes urine kepada anggota di satuannya serta memberikan sanksi yang sangat keras tidak kenal kompromi (pidana dan pemecatan) kepada oknum anggota yang terbukti terlibat Narkoba. (Pendam16)