|

PANGDAM PIMPIN APEL AKBAR FKPPI DAN PPM “BAHU MEMBAHU SEJAHTERAKAN MALUKU”

Rabu , 16 September 2015

Ambon, (16/9). Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Doni Monardo memimpin apel akbar FKPPI (Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI/POLRI Indonesia) dan PPM (Pemuda Panca Marga) daerah Maluku, bertempat di Baleio Slamet Riyadi korem 151/Binaiya.

Dalam amanatnya, Pangdam XVI/Pattimura menyampaikan bahwa, Apel Akbar FKPPI dan PPM merupakan sarana dan momentum bagi organisasi untuk mengadakan evaluasi dan konsolidasi terhadap kinerja dan hasil yang diperoleh atau dirasakan oleh masyarakat pada umumnya dan anggota sendir ....

Selanjutnya >

KOREM 151/BINAIYA GELAR SEMINAR NASIONAL KEBANGSAAN

Selasa , 15 September 2015

Ambon. Seminar Nasional Kebangsaan digelar Korem 151/Binaiya dengan tema “Memperkokoh Penerapan Nilai Luhur Budaya Bangsa sebagai Modal Utama Menuju Indonesia Emas  2045.  Kegiatan Seminar resmi dibuka Komandan Korem 151/Binaiya Kolonel Inf Tri Nugraha Hartanta pada Selasa (15/9)  di Baileo Slamet  Riyadi Korem 151/Binaiya.

Dalam sambutannya, Danrem menyampaikan bahwa  tujuan seminar ini adalah untuk menyatukan pemahaman dan tindakan dalam membangun kebersamaan kita sebagai orang basodara, utamanya bagi generasi muda bangsa dalam menghadapi ancaman nyata bangsa Indonesia menuju terc ....

Selanjutnya >

KULIAH UMUM PANGDAMXVI DI UNIVERSITAS PATTIMURA AMBON

Senin , 14 September 2015

(Poka, 14/9). Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI Doni Monardo memberikan kuliah umum kepada 1500 an mahasiswa baru dan lama di Auditorium Unpatti di Poka, Ambon.  Hadir dalam kesempatan tersebut Rektor Unpatti Prof. Dr.Thomas Penthuri beserta para Pembatu Rektor dan Dekan Fakultas serta Dirjren DAS Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dr. Hilman Nugroho.

Dalam kuliahnya, Pangdam menyampaikan tentang “Proxy War sebagai bentuk Baru Perang Modern”  yang sudah dirasakan dampaknya saat ini. Penguasaan lahan industri terutama hasil bumi oleh asing, lepasnya Timor Leste dan beberapa pulau dari NKRI menandakan hal tersebut.  P ....

Selanjutnya >

KEKAYAAN JIWA MENJADI PEREKAT BANGSA

Senin , 14 September 2015

Menyadari kemajemukan ke-Indonesiaan yang hendak dibangun, kekayaan jiwa yang rasionallah yang dapat menjadi perekat, sehingga mampu memayunginya yang terejawantahkan dalam sikap moral kebhinekaan.

 

Belakangan ini apabila kita mencermati situasi dan kondisi yang sedang terjadi, maka kita akan sepakat bahwa bangsa Indonesia sedang menghadapi persoalan yang multidimensi di seluruh aspek kehidupan nasionalnya. Situasi dan kondisi tersebut lebih banyak disebabkan oleh arus globalisasi yang membawa nilai-nilai baru dan dapat mempengaruhi pola pikir, pola sikap dan pola tindak masyarakat, sehingga akan mem-pengaruh ....

Selanjutnya >
Showing 1397 to 1400 of 1501  First  < 348 349 350 351 352 >  Last