|

LATIHAN PENANGGULANGAN BENCANA KOREM 152/BABULLAH DIMULAI


Rabu , 26 Agustus 2015

Ternate (24/08), Korem 152/Babullah menggelar Upacara pembukaan latihan penanggulangan bencana Kepala Staf Kodam XVI/Pattimura Brigjen TNI M. Bambang Taufik bertindak sebagai Inspektur Upacara, Dandim 1501/Ternate Letkol Inf Sigit Purwanto sebagai Komandan Upacara dan diikuti oleh 5 SSK Pasukan Gabungan TNI, 1 SST Tagana, 1 SST Damkar dan 1 SST Basarda serta dihadiri oleh Pjs. Walikota Ternate, Dir Sabhara Polda Malu, Pimp SKPD Kota Ternate bertempat di Lap. Salero Ternate Utara.

Dalam Upacara tersebut Danrem secara resmi melaporkan kesiapan latihan penanggulangan bencana dihadapan Kasdam XVI/Ptm, selanjutnya dilaksanakan pemeriksaan alat peralatan pendukung dari peralatan khusus hingga kendaraan.

Latgulben kali ini mensimulasikan bahwa Pulau Ternate sedang ditimpa bencana gunung berapi. tahapan-tahapan pelaksanaan dimulai dari taklimat awal yaitu pemaparan kondisi wilayah bencana, rencana penanggulangan serta kerawanan-kerawanan yang dapat timbul mulai dari Kasi Intel Rem, selanjutnya Danrem memberikan mandat kepada Dandim 1501/Ternate untuk segera mengambil tindakan sesuai analisa serta prakiraan situasi hasil laporan instansi-instansi terkait. Dalam pelaksanaan latihan disimulasikan adanya pengungsi yang diperankan oleh Anggota TNI dan masyarakat selain itu ditengah proses evakuasi adanya aksi unjuk rasa dari pengungsi yang menginginkan penanganan segera. dengan adanya perkembangan situasi tersebut Dandim 1501/Tte selaku Dansatgas dapat mengambil keputusan yang tepat,cepat dan efektif dalam mengatasi segala kesulitan bersinergi dengan instansi lintas sektoral.

Dalam keterangannya Kapenrem 152/Babullah Mayor Inf Anang Setyoadi, SE menyampaikan bahwa pelaksanaan latihan penanggulangan bencana ini sesuai amanat Pangdam XVI/Ptm yang dibacakan oleh Kasdam bahwa latihan ini diselenggarakan harus se real mungkin dilapangan, diharapkan seluruh bagian yang telah dibentuk dapat mengetahui tugas-tugas yang menjadi tanggung jawabnya. Adapun latihan tersebut ditujukan untuk melatih kesiapan aparatur TNI serta pemerintah daerah serta instansi-instansi terkait, sehingga apabila bencana tersebut terjadi seluruh komponen telah siap dan mengerti tugas dan tanggung jawabnya yang pada akhirnya penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, terencana dan efektif. (Penrem 152/Bbl)