|

Kasdam Pimpin Upacara Serah Terima Satgas BKO Kapal ADRI XXXVI


Rabu , 04 Desember 2019

Ambon - Kodam XVI/Pattimura menggelar Upacara Serah Terima Satgas BKO Kapal ADRI XXXVI Operasi Pam Rahwan Maluku dan Maluku Utara Kodam XVI/ Pattimura dari satgas lama (Kapten Cba Rusli Afandy) kepada satgas baru yang dipimpin oleh (Kapten Cba Ahmad Sanusi), bertempat di pelabuhan Yos Sudarso Kelurahan Hunipopu Kec Sirimau Kota Ambon, Rabu (04/12/2019).

Kasdam XVI/Pattimura Brigjen TNI Asep Setia Gunawan, S.I.P., mewakili Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI Marga Taufiq bertindak sebagai Inspektur upacara dalam upacara tersebut.

Sambutan Pangdam yang dibacakan Kasdam mengucapkan terimaksih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada satgas Adri XXXVI, yang telah menyelesaikan tugas dengan baik.

Hari ini tugas kalian di wilayah Kodam XVI/ Pattimura telah berakhir untuk itu sebelum meninggalkan wilayah penugasan adakan inventarisasi terhadap personil material maupun alat perlengkapan lainnya yang dipertanggungjawabkan baik kepada satuan maupun kepada prajurit secara perorangan guna menghindari terjadinya permasalahan di kemudian hari”, kata Pangdam.

Dan kepada satgas Adri XXXVI yang akan melaksanakan penugasan di wilayah Maluku dan Maluku Utara Pangdam juga mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas semoga kehadiran dan keberadaan kalian di wilayah ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan untuk mendukung tugas tugas pelayan mobilitas laut kepada Kodam XVI/Pattimura, ungkapnya.

Dalam sambutannya Pangdam juga mengatakan bahwa, situasi keamanan di wilayah Kodam XVI/ Pattimura yang meliputi provinsi Maluku dan Maluku Utara saat ini cukup aman dan aktivitas sosial berjalan lancar namun demikian kita harus tetap meningkatkan kesiapsiagaan dalam melaksanakan tugas operasi dan membantu Pemda bersama seluruh aparatur yang ada di daerah ini guna melakukan langkah-langkah antisipasi dan proaktif sehingga stabilitas keamanan di wilayah ini dapat terpelihara dengan baik.

“Sebagai prajurit profesional kita harus senantiasa menghormati setiap perkembangan yang terjadi di lingkungan tempat bertugas dan tidak boleh lengah karena kelengahan adalah awal dari suatu kekalahan. Perlu disadari bahwa penugasan yang kalian laksanakan ini adalah dalam rangka melaksanakan tugas negara dan merupakan konsekuensi kita sebagai prajurit yang memiliki jati diri sebagai prajurit rakyat prajurit pejuang prajurit nasional dan prajurit profesional yang bertugas menjaga kedaulatan keutuhan dan keselamatan negara kesatuan republik Indonesia”, tegas Pangdam. (Pendam16)