|

Pembentukan Kader Bela Negara di Provinsi Maluku Tahun 2018


Kamis , 13 September 2018

Ambon, (13/09) Gerakan Nasional Revolusi Mental, dan Gerakan Nasional Membangun Karakter Bangsa, Kementerian Pertahanan (Kemhan) Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan (Ditjenpothan) membentuk kader Bela Negara tahun 2018 di Provinsi Maluku yang dipusatkan di Dodik Belneg Rindam XVI/Pattimura, Liang, Ambon.

Direktur Bela Negara Ditjen Pothan Kemhan RI Brigjen TNI Tandyo Budi.R, S.Sos mengatakan melalui pembentukkan kader bela negara ini diharapkan dapat terbentuk kader-kader yang disiplin, optimis, taat hukum, pekerja keras. 

Selain itu Tujuan daripada kegiatan bela negara yang dilaksanakan tersebut adalah mengantisipasi atau menangkal adanya  paham-paham separatisme ,radikalisme, narkoba , sosial budaya yang saat ini memang nyata sudah merebah di masyarakat.

Kegiatan pembentukan kader Bela Negara di Provinsi Maluku tersebut berlangsung selama 3 hari sejak 12 s.d 14 September 2018.

Kegiatan hari kedua di awali dengan pemberian materi oleh  Direktur Bela Negara Ditjen Pothan. Setelah itu dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh mahasiswa dan siswa SMA se kota ambon, yaitu tentang  pengenalan terhadap alutista TNI dan bagaimana perjuangkan indonesia kedepan, dll.

Kegiatan yang diikuti 236  peserta berseragam loreng warna biru yang terdiri dari kalangan mahasiswa dan pelajar yang ada  di Provinsi Maluku tersebut dimaksudkan untuk membangun sikap dan mental agar peserta menjadi manusia yang berkarakter keIndonesiaan. Juga  memiliki pengetahuan dan kemampuan yang dapat menunjang aktualisasi dirinya dalam masyarakat, serta memiliki rasa tanggung jawab terhadap hak dan kewajibannya dalam pembelaan negara sesuai kemampuan dan profesinya. (Pendam16)