|

"Emas Hijau dan Biru" ber gaung di DPRD Maluku


Rabu , 23 September 2015
(Ambon, 23/9). Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI Doni Monardo, menggaungkan "emas hijau dan biru" digedung Parlemen Provinsi Maluku, Rabu, 23September 2015 dalam Rapat Gabungan Komisi A dan C (Bidang Keuangan dan Infrastruktur ) tentang rencana pelatihan pemberdayaan masyarakat pesisir dalam rangka menyambut Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional (LIN). Rapat dibuka oleh Ketua DPRD Provinsi Maluku, Edwin Huwae dan didampingi oleh Wakil Ketua, Richard Rahakbauw, Kepala Bapeda Provinsi, Anton Sihaloho dan dihadiri anggota DPRD dari Komisi A, Amir Rumba spi, Drs.M. Yasin Payapo Mpd, Hernanus Hattu SH, MH, dan dari Komisi C, R.Ayu.Hasanusi, S.Sos, Drs, Lucky. Wattimury, M.Si, Rasyad. E. Latuconsina, Raad Rumfot, Saadiah Uluputty, ST. Sedangkan Pangdam didampingi oleh Kepala Balai Benih dan Budidaya Kelautan, Nono Hertanto serta Asintel, Aster dan Dandenintel Kodam XVI/Pattimura. Pangdam dalam presentasinya menjelaskan tentang potensi sumber daya alam yang sangat besar yasng dimiiliki oleh Provinsi Maluku tetapi belum dapat mensejahterakan masyarakatl serta Program Pelatihan yang telah dilaksanakan Kodam dalam upaya "meraih mimpi" mendapatkan emas hijau dan biru dengan melakukan budidaya tanaman (emas hijau) dan perikanan (emas biru). Lebih lanjut menjelaskan tentang program pelatihan tersebut yang bukan semata untuk melatih masyarakat dan pemuda untuk mengerti usaha budidaya kelautan, tetapi juga adanya upaya untuk mempersatukan para peserta pelatihan yang sebagian besar dari desa-desa yang sering berkonflik, seperti desa Morella dengan Mamala serta Negeri Lima dengan Zeith. Para anggota Dewan yang hadir mengapresiasi kegiatan yang telah dilakukan oleh Pangdam dan akan mendukung program pelatihan tersebut dengan mengagendakan dalam waktu dekat dalam Rapat sehari DPRD dengan seluruh stake holder yang terlibat baik dari tingkat Kabupaten dan Kota sampai dengan Provinsi. "Program ini harus masuk dalam RAPBD Provinsi 2016 dan akan kita kawal" kata Drs.M. Yasin Payapo Mpd kepada Kapendam yang juga ikut mendampingi Pangdam setelah selesai rapat. Sementara itu, ditempat yang sama, Ketua DPRD mengakui inisiasi Pangdam telah membuka sekat-sekat yang selama ini dirasakan masih tertutup. Rapat berjalan dengan baik, meskipun sebagian anggota dewan tidak dapat hadir dan akan dilanjutkan dengan agenda berikutnya. (Pendam16)