|

Program emas biru dan emas hijau Pattimura suatu upaya mensejahterahkan rakyat Maluku dan Maluku Utara dalam semangat kebhinekaan.


Kamis , 05 Januari 2017
"Pertahanan yang kuat adalah Rakyat yang sejahtera" filosofi  yang disampaikan oleh Mayjen TNI Doni Monardo (Pangdam XVI Pattimura)  ini tepat ditengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara kita yang begitu kompleks sehingga harus dihadapi melalui berbagai pola pendekatan yang diantaranya keamanan berbasis kesejahteraan.  Maluku dan Maluku Utara adalah 2 provinsi yang berkarakteristik kepulauan dan merupakan beranda negara karena berbatasan langsung dengan Negara lain yakni Maluku Utara dengan  Philipina dan Maluku dengan Australia. kekayaan alam baik didarat maupun di laut yang begitu melimpahruah harus dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya demi kesejahteraan rakyat.  Karena jika rakyat itu sejahtera maka akan meminimalisir tingkat kesenjangan sosial antar daerah yang dapat memicu terjadinya konflik horizontal. Angry Man become hungry.  Salah satu pola pendekatan yang dilakukan oleh Kodam XVI Pattimura saat ini yakni dengan meluncurkan program emas biru dan emas hijau Pattimura.  Program emas biru mencakup sektor kelautan dan perikanan serta program emas hijau meliputi sektor kehutanan,  perkebunan,  peternakan dan pertanian.  Sudah setahun lebih program ini berjalan dan memberikan dampak positif dalam rangka peningkatan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat di wilayah Maluku dan Maluku Utara.  Sebagai bagian dari Pilar Negara,  TNI via Kodam XVI Pattimura turut ingin berkonstribusi nyata dalam mensejahterahkan rakyat dengan segala kemampuan yang dimiliki.  Seperti yang saya (penulis)  kutip dari pernyataan Pangdam Doni bahwa di masa perang,  semua prajurit dan rakyat bersatu mengangkat senjata melawan musuh dan dimasa damai senjata kita adalah jaring,  kail,  bubu sebagai alat mensejahterahkan rakyat karena sebenarnya musuh bersama dan terbesar kita adalah kemiskinan. Pernyataan yang begitu bijaksana dan harus menjadi perhatian semua pihak untuk mengimplementasikan dalam programnya sesuai tupoksi dan kerja bidang masing-masing serta ikut andil dalam memerangi tingkat kemiskinan guna terciptanya kesejahteraan rakyat yang berkesinambungan. karena jika rakyat itu sejahtera maka pertahanan negara kita akan semakin kuat dan hebat dalam semangat Bhineka tunggal ika.  Semangat untuk terus menggalakan program emas biru dan emas hijau Pattimura terus dilakukan dan di setiap kunjungan pejabat negara ke Maluku, akan melihat langsung realisasi program maupun kegiatan kerjasama dengan elemen lain seperti dukungan BUMN Maupun kementerian lainnya yang sementara dilaksanakan.  Kunjungan yang terakhir adalah pada saat kedatangan  Menteri kelautan dan perikanan RI ibu susi pudjiastuti pada desember 2016 (emas biru) dan kehadiran  Komisaris PT. PLN Jenderal TNI (Purn) Budiman yang meluncurkan program penanaman pohon (program emas hijau) 150.000 bibit dan sekaligus memberikan bantuan untuk 44 rumah ibadah di Maluku dan Maluku Utara, bertempat di Makoyonif 731/Kabaresi di Desa Haruru, Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, Rabu, 4 Januari 2017 kemarin. Penanaman pohon secara simbolis dilakukan sebagai implementasi program emas hijau yang merupakan upaya Kodam XVI/Pattimura dalam mewujudkan ketahanan dan keamanan wilayah melalui pendekatan kesejahteraan masyarakat di Maluku dan Maluku Utara. PLN pun mendukung program tersebut  dan memberikan bantuan dari alokasi dana Coorporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp2,9 miliar. Kiranya mari kita dukung dan sukseskan bersama realisasi program emas biru dan emas hijau Pattimura di provinsi Maluku dan Maluku Utara ini serta Semoga program ini memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dalam rangka menciptakan kerukunan,  keamanan dan kesejahteraan.   Penulis Amrullah Usemahu, S. Pi (Tim Emas Biru Pattimura)