|

Belajar Tipe Kepemimpinan ala Jenderal Doni


Kamis , 10 November 2016

Belajar Tipe Kepemimpinan ala Jenderal Doni (Pangdam XVI Pattimura)

Kepemimpinan atau Leadership yang efektif adalah kepemimpinan yang mempunyai karakter, yang syarat utamanya ada 5 Unsur yakni pertama "Visioner" yang artinya pemimpin yg memiliki cita cita tinggi dan berwawasan jauh kedepan, kedua "Komitmen Moral", yaitu keteguhan hati dan pikiran dalam menjaga amanat yang diembannya, ketiga "Motivator Handal", yaitu semangat tinggi yang disertai dengan kemampuan inovasi dan intuisi tinggi dan keempat "Fokus" menghadapi Masalah, yakni mampu memberikan waktu yg cukup untuk satuan dan mendahulukan yang penting, serta kelima "Konsisten", yaitu taat azas, teguh dalam pendirian dan keyakinan (yg benar).

Maluku sebagai daerah yang berkarakteristik kepulauan  dengan 1.340 buah pulau yang dimana 92,4 % adalah lautan dan hanya sekitar 7,6 % wilayah daratan yang menjadi peluang dan tantangan tersendiri dalam prinsip pembangunannya.

Sebagai wilayah kepulauan yang berbatasan langsung dengan negara lain yakni Australia dan Timor Leste maka sedianya Maluku menjadi beranda negara yang memiliki posisi strategis dalam pembangunan nasional.

Dengan Wilayah yang berbasis kepulauan tersebut maka pendekatan pembangunannya pun berbeda dengan provinsi yang berbasis daratan yakni "gugus pulau" (GP) dan "kawasan laut pulau" (KLP), dimana Maluku memiliki 12 gugus pulau yang tersebar dari Ujung pulau Buru Selatan Sampai ke Maluku Barat Daya.

Rentang kendali antar wilayah yang cukup besar ini maka diperlukan  pemimpin yang memiliki kemampuan Leadership yang mengakumulir 5 unsur diatas tersebut.

Salah Satu Tipikal pemimpin yang menurut saya (Penulis) yang harus diapresiasi yang memiliki 5 Unsur karakter kepemimpinan itu adalah Pangdam XVI Pattimura Mayjen TNI Doni Monardo.

Sejak Menjabat sebagai Pangdam mulai bulan Agustus tahun 2015 silam, mantan Danpaspamres dan Danjen Kopassus ini menunjukan kemampuan Ide, karya dan gagasan melalui Program Emas Biru dan Emas Hijau Pattimura berkomitmen untuk membangun Maluku dengan pola pendekatan Keamanan dan Kesejahteraan.

Ini terlihat lewat 5 unsur kepemimpinan yang dikaji sebagai berikut : Visioner, Pangdam Doni Menunjukan Kelasnya sebagai Jenderal Enterpreunership karena Visi Membangun Maluku itu sudah terlihat jelas lewat Program pemberdayaan kepada masyarakat yang beliau galakkan.

Dengan Potensi SDA Maluku yang begitu besar maka sudah sepantasnya jika Program Emas Biru (Kelautan dan Perikanan) dan Emas Hijau (Perkebunan, Peternakan, Kehutanan) merupakan Visi besar beliau dalam berkonstribusi nyata membantu Pemerintah daerah Mensejahterakan Masyarakat Maluku.

Komitmen Moral, keteguhan hati terhadap amanat yang diemban ini sangat terlihat jelas dalam sikap dan tindakan yang dilakukan oleh Pangdam lewat aksi dan kegiatan kemanusiaan yang dilakukan di Wilayah Provinsi Maluku dan Maluku utara.

Dengan menjunjung tinggi Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI, sikap dan komitmen moral yang ditunjukkan sebagai abdi masyarakat, itu terlihat dalam aktifitas nyata di masyarakat.

Motivator Handal, di setiap turun ke pelosok-pelosok wilayah yang dikunjungi, Pangdam Doni selalu memberikan motivasi kepada masyarakat untuk bangga terhadap daerahnya yang kaya akan potensi Alamnya yang kiranya harus dikelola secara baik untuk kesejahteraan rakyat.

Potensi Kelautan dan Perikanan khususnya pada sektor budidaya harus dikelola secara maksimal dikarenakan Potensi Areal Budidaya Laut Maluku mencapai 495.300 Ha yang sementara masih menjadi The Sleeping Giant (Raksasa yang sedang tidur) yang kiranya kedepan menjadi perhatian bersama. Selain itu, di daratan pulau Maluku kaya akan cengkeh dan pala serta tumbuh subur tanaman lainnya.

Dilain sisi Pangdam Doni hadir pula sebagai motivator perdamaian di Maluku dan Maluku Utara. Dengan berbagai program yang dilakukan sebagai upaya mendamaikan Desa atau Negeri yang terlibat konflik contohnya Mamala dan Morella, maupun juga Aboru dan Hulaliu serta Desa lainnya.

Upaya pendekatan yang dilakukan pun melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dll. dan dilakukan secara intens sebagai upaya membangun silahturahmi dan komunikasi yang baik di tengah masyarakat, karena pada prinsipnya TNI akan Kuat dan Hebat bersama Rakyat.

Fokus menghadapi masalah, unsur ini juga penting bagi semua pemimpin bangsa dan daerah. Setiap problem,kendala atau masalah yang muncul harus diselesaikan fokus dan hingga tuntas.

Dengan berfilosofi Hungry Man, Angry Man. Pangdam Doni memetakan kondisi Sosial kemasyarakatan itu secara komprehensif.

Kesejahteraan masyarakat adalah kunci perdamaian yang hakiki. Karena jika masyarakat itu senang dan sejahtera pastinya meminimalisir tingkat kesenjangan sosial dan konflik di tengah masyarakat  sehingga untuk mencapainya kita harus fokus dengan setiap program yang diluncurkan.

Yang terakhir adalah Konsistensi seorang Pangdam Doni tidak bisa diragukan lagi. Semangat patriotisme yang tinggi menjaga kedaulatan NKRI dan Konsisten terhadap implementasi program emas biru dan emas hijau yang terus digalakan guna terciptanya keamanan, kerukunan, kedamaian di bumi seribu pulau merupakan spirit baru dan suri tauladan bagi pemuda dan generasi Muda Maluku kedepan.

Kita harus banyak belajar dari Sang jenderal yang smart dan bersahaja ini. Seorang tokoh militer, bukan anak Maluku tetapi Dedikasi, Komitmen, dan konsistensi untuk memajukan serta mensejahterakan masyarakat Maluku sudah tidak diragukan lagi.

Ini berarti Pangdam Doni bekerja sepenuh hati, ikhlas dan tulus membangun Negeri. Kiranya Ciri khas 5 unsur pemimpin yang ada tersebut terpatri pada jiwa Pemuda pemudi Maluku saat ini sebagai generasi penerus daerah yang harus bangkit lewat Ide, gagasan, karya dan kreasi. jangan kemudian terkooptasi dalam dinamika politik praktis.

Yang harus kita bicarakan adalah politik kesejahteraan masyarakat Maluku kedepan. Salah satunya Pemuda harus menjadi garda terdepan dalam upaya pengelolaan potensi SDA yang begitu melimpah ruah tersebut dengan meningkatkan SDM dan ketrampilan yang handal dan berkualitas.

Seperti kata bijak yang berbunyi "Jadilah pemuda yang berkarakter, sehingga banyak hal yang bisa anda ciptakan dan banyak orang yang bisa anda inspirasi"

Penulis Amrullah Usemahu, S.Pi (Wasekjend Masyarakat Perikanan Nusantara/ Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Perikanan Indonesia)